Benarkah Keringat Berlebihan Penyebab Dari Bau Badan? - Informasi Kesehatan dan Kedokteran

ARTIKEL TERBARU

Kamis, 06 Oktober 2016

Benarkah Keringat Berlebihan Penyebab Dari Bau Badan?

bau badan

Banyak orang yang berpendapat bahwa seseorang dengan keringat berlebihan merupakan penyebab dari bau badan. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Karena sekitar 99% kandungan keringat yang keluar dari tubuh merupakan air murni yang tidak menimbulkan bau. 

Bau badan pasti sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika berkumpul dengan rekan kerja, teman sekolah, atau ketika sedang berada di tempat umum. Bau badan tidak hanya mengganggu orang yang bersangkutan, melainkan juga orang yang berada di dekatnya. Sehingga dapat mengakibatkan seseorang tidak percaya diri saat tampil di publik.

Bau badan (bromhidrosis) adalah istilah yang digunakan pada setiap bau tidak menyenangkan yang keluar dari dalam tubuh manusia. Kebanyakan orang mengira bahwa bau badan disebabkan oleh keringat. Padahal keringat tidak mengeluarkan bau. Keringat yang keluar dari tubuh dihasilkan oleh dua kelenjar, yaitu kelenjar eccrine dan kelenjar apocrine.

Kelenjar eccrine adalah keringat bening yang tidak berbau, misalnya keringat yang dikeluarkan oleh bayi, dan biasanya muncul di telapak kaki, tangan, punggung, dan dahi. Keringat dari kelenjar eccrine sebagian besar adalah air dan garam. Cairan inilah yang berfungsi untuk menurunkan kondisi suhu tubuh pada waktu tertentu, misalnya sehabis olahraga atau ketika tubuh berada pada kondisi panas.

kelenjar keringat

Sedangkan kelenjar apocrine terdapat di daerah yang lembab dan ditumbuhi rambut, seperti ketiak, kemaluan, dan di dalam hidung. Kelenjar apocrine bersifat aktif setelah masa pubertas pada seseorang. Kelenjar apocrine mengandung asam lemak jenuh dengan cairan lebih kental dan berminyak. Sebenarnya, cairan yang dihasilkan oleh kelenjar apocrine hanya berbau lemak. Akan tetapi, di setiap helai rambut terdapat satu apocrine dan mengandung bakteri yang berperan dalam proses pembusukan, ditambah dengan kurangnya menjaga kebersihan, maka timbul bau badan yang tidak sedap.

Selain itu, bau badan juga dapat dipengaruhi oleh hormon, kegemukan dan makanan yang dikonsumsi. Stres atau emosi mengakibatkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dan memengaruhi kelenjar apocrine bekerja lebih aktif dan produktif, sehingga memperparah masalah bau badan. Sedangkan seseorang yang memiliki tubuh gemuk, keringat yang keluar dari dalam tubuhnya sering kali terperangkap diantara lipatan-lipatan kulit, yang nantinya juga akan memperparah bau badan. Ketidakseimbangan mengonsumsi makanan dan minuman seperti mengonsumsi daging berlebihan, makanan yang banyak mengandung kolin (telur, hati ikan, dan kacang-kacangan), bawang merah, bawang putih, jengkol, makanan pedas, kopi, alkohol, gorengan, serta makanan berlemak lainnya secara berlebihan juga dapat menimbulkan bau badan tidak sedap.

Cara yang paling aman dan hemat untuk menghilangkan bau badan sebenarnya mudah dan murah. Anda hanya harus selalu membersihkan badan terutama ketiak dengan sabun antiseptik setiap kali mandi. Membersihkan badan atau mandi 2 kali sehari secara teratur. Setelah mandi, keringkan dengn handuk, tisu atau lap kering dan bubuhkan bedak antiseptik. Selain itu, mulailah mengonsumsi buah, sayur, serta minum air putih yang banyak, karena dapat menjadikan keringat lebih encer. Dengan demikian, bau badan Anda yang tidak sedap akan berkurang.

mandi

1 komentar:


  1. I go to see each day a few sites and blogs to read content, except this weblog gives feature based writing. yahoo sign in

    BalasHapus