BLANTERORIONv101

Gejala - Gejala Penyakit Infeksi Virus Corona

7 Oktober 2020
batuk corona - dokpedia
Virus corona atau yang disebut juga sebagai Covid-19 saat ini sudah menjadi pandemi dan membuat masalah serius dalam kehidupan manusia. Virus ini menyerang semua lini bisnis, dan bahayanya lagi tidak tahu sampai kapan virus ini akan menyerang. Virus corona sangat membahayakan karena dapat menimbulkan kematian. Oleh karena itu Anda sebagai masyarakat awam harus waspada terhadap persebaran virus yang satu ini. Semboyan mencegah lebih baik dari pada mengobati tampaknya tepat diterapkan pada virus ini. Untuk itu perlu Anda ketahui terlebih dahulu gejala - gejala penyakit infeksi virus corona agar penularan virus ini nantinya bisa dihindari dan anggota keluarga terlindungi.

Gejala Timbulnya Penyakit Corona

Secara umum gejala yang ditimbulkan oleh penyakit corona sama seperti gejala orang demam pada umumnya. Seseorang yang telah terinfeksi virus Corona biasanya tidak langsung merasakan sakit atau hal lainnya. Seseorang yang telah terinfeksi biasanya mengalami demam, pilek, dan batuk kering, sakit tenggorokan dan juga sakit kepala. Jika demam biasa setelah diobati beberapa hari akan sembuh, sedangkan bagi mereka yang terinfeksi corona, gejala tersebut menyerang terus menerus.
Gejala Covid - dokpedia
Biasanya penderita virus corona yang sudah tergolong berat akan mengalami demam tinggi, batuk kering (bisa batuk berdahak), sesak napas dan juga nyeri dada. Hal ini biasanya terjadi saat sistem imun tubuh biasanya sudah mulai beraksi melawan virus tersebut. Jika seseorang mengalami demam (di atas 38 derajat), batuk kering, dan juga sesak napas, serta riwayat bepergian dari zona merah maka bisa jadi orang tersebut sudah terinfeksi covid 19.

Beberapa lainnya yang telah terinfeksi virus corona mengalami gejala seperti diare berkepanjangan, sakit kepala, konjungtivitis, kemampuan mengecap rasa dan mencium bau hilang, dan juga muncul raum di kulit. Seluruh gejala tersebut biasanya muncul setelah terinfeksi selama 2 hari hingga 2 minggu. Beberapa penderita covid - 19 mengalami penurunan oksigen pada tabuh tanpa adanya muncul gejala apa pun. Hal ini sering juga disebut sebagai Happy Hypoxia.

Cara Mengetahui Positif Corona

Gejala - gejaja penyakit infeksi virus corona di atas pada umumnya terjadi pada mereka yang terkena infeksi Corona. Hanya saja gejala tersebut belum sepenuhnya dapat membuktikan seseorang telah terinfeksi atau tidak. Untuk dapat mengetahuinya secara pasti maka perlu dilakukan test. Saat ini Rapid Test atau PCR dilakukan kepada mereka yang mengalami gejala tersebut untuk mengetahui apakah telah terinfeksi atau tidak. Rapid Test tersebut sudah banyak diterapkan di beberapa rumah sakit sehingga dapat mengetahui hasil yang lebih akurat.

Kapan Perlu Ke Dokter

Jika seseorang telah mengalami gejala tersebut maka langkah pengobatan sangat penting dilakukan. Jauh lebih baik jika diobati sejak dini dari pada melakukan pengobatan setelah penyakit tersebut parah. Dokter dan pemerintah menyarankan jika telah mengalami gejala tersebut sangat penting dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Tujuannya untuk memastikan apakah benar terinfeksi dan juga sebagai langkah pencegahan. Jika ternyata setelah 14 hari gejala tersebut masih muncul, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya penderita gejala Covid tersebut semakin tampak setelah 14 hari.

Walaupun tingkat kematian yang ditimbulkan oleh virus corona ini terbilang tinggi, tetapi virus ini masih tetap bisa disembuhkan. Oleh karena itu jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan agar penanganan yang tepat bisa segera dilakukan. Demikianlah sedikit informasi tentang gejala - gejala penyakit infeksi virus corona.