Diabetes Ada Berapa Macam?

Iklan Semua Halaman

Diabetes Ada Berapa Macam?

Jumat, 20 Juli 2018

Diabetes bisa kita temukan di mana-mana, angka kejadiannya pun terus melonjak tajam, bahkan cenderung menakutkan. Komplikasi bisa menyerang mata, jantung, ginjal, saraf, bahkan bisa sampai terjadi amputasi kaki. Jelaslah betapa diabetes harus dipahami dan ditangani dengan sangat serius. Oleh karena itu, kita harus mengetahui ada berapa macam diabetes?


Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah diabetes di mana pankreas sebagai pabrik insulin tidak dapat atau kurang mampu membuat insulin. Akibatnya insulin tubuh kurang atau tidak ada sama sekali, gula akan menumpuk di dalam peredaran darah karena tidak dapat diangkut ke dalam sel tubuh.

Penyakit ini biasanya timbul pada usia anak-anak atau remaja. Gejalanya timbul mendadak dan bisa langsung berat, bahkan sampai koma apabila tidak segera ditolong dengan suntikan insulin. Dari semua penderita diabetes, 5-10 persen merupakan tipe 1.

Di Indonesia, statistik mengenai diabetes tipe 1 belum ada, diperkirakan hanya sekitar 2-3 persen, mungkin karena sebagian tidak terdiagnosis atau tidak diketahui, lalu si anak sudah terkena komplikasi dan meninggal dunia.




Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang paling sering didapatkan. Biasanya timbul pada usia di atas 40 tahun, namun bisa pula timbul pada usia lebih muda atau sekitar 20 tahun. Sekitar 90-95 persen penderita diabetes adalah diabetes tipe 2.

Pada diabetes ini, pankreas masih bisa membuat insulin, tetapi kualitas insulinnya buruk sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik dan ujung-ujungnya menyebabkan gula darah meningkat. Pasien demikian biasanya tidak perlu tambahan suntikan insulin dalam pengobatannya, tapi perlu obat tablet yang bekerja untuk memperbaiki fungsi insulin, menurunkan gula darah, memperbaiki pengolahan gula darah di hati, dan lain-lain.

Kemungkinan lain yang terjadi pada diabetes tipe 2 adalah tubuh dan otot pasien tidak peka atau sudah resisten terhadap insulin, yang dinamakan resistensi insulin. Akibatnya insulin tidak bisa bekerja dengan baik, gula darah akhirnya tertimbun di dalam peredaran darah. Keadaan ini umumnya terjadi pada pasien yang gemuk atau obesitas.



Diabetes Pada Kehamilan
Diabetes yang terjadi pada saat hamil disebut diabetes tipe gestasi (gestasional diabetes). Keadaan ini terjadi karena pembentukan beberapa hormon pada wanita hamil yang menyebabkan resistensi insulin. 


Diabetes Lain
Ada pula diabetes yang tidak termasuk kelompok di atas, yaitu diabetes yang terjadi sekunder atau akibat penyakit lain, yang mengganggu produksi insulin atau memengaruhi kerja insulin. Contoh: radang pankreas (pankreatitis) atau kerusakan pankreas akibat rokok, gangguan kelenjar adrenal (hipofisis), penggunaan hormon kortikosteroid, malnutrisi, dan juga infeksi.