Gejala Orang Yang Terkena Diabetes

Iklan Semua Halaman

Gejala Orang Yang Terkena Diabetes

Rabu, 31 Agustus 2016
kenali gejala diabetes

Banyak orang menjadi kaget dan cemas ketika mengetahui dirinya mengidap diabetes karena selain keluhan dan gejala berjalan perlahan dan tidak terasakan, juga gejalanya bervariasi, tergantung organ mana yang terkena. Tak heran bila banyak orang ditemukan setelah diabetesnya diderita beberapa tahun, bahkan mereka baru ke dokter setelah mengalami komplikasi. Tiap orang mempunyai kepekaan berbeda, kadang sampai tidak bisa merasakan perubahan yang terjadi di dalam dirinya. Keluhan seperti capek atau lemah tidak jarang ditemukan, dan kerap dianggap sebagai akibat kurang tidur, depresi, atau usia bertambah tua. Beberapa keluhan utama diabetes adalah:

Banyak Kencing. Ginjal tidak dapat menyerap kembali gula yang berlebihan di dalam darah sehingga gula akan menarik air ke luar dari jaringan. Selain kencing menjadi sering dan banyak, Anda juga mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

Rasa Haus. Untuk mengatasi dehidrasi, rasa haus timbul dan Anda akan banyak minum, dan terus minum. Kesalahan yang sering dilakukan dalam mengatasi rasa haus adalah Anda mencari softdrink yang manis dan segar. Akibatnya gula darah semakin tingggi dan hal ini dapat menimbulkan komplikasi akut yang membahayakan.

Berat Badan Turun dan Mudah Lapar. Sebagai kompensasi dehidrasi dan harus banyak minum, bisa jadi Anda mudah lapar dan mulai banyak makan. Memang pada mulanya berat badan makin meningkat, tetapi lama-kelamaan otot tidak mendapat cukup gula dan energi untuk tumbuh sehingga mau tak mau jaringan otot dan lemak harus dipecah untuk memenuhi kebutuhan energi. Efeknya berat badan menjadi turun, meskipun makannya banyak. Keadaan ini menjadi bertambah buruk jika diabetes sudah menimbulkan komplikasi.

Rasa Capek, Lemah, dan Mudah Mengantuk. Keluhan diabetes dapat menyerupai sakit flu, rasa capek, lemah, dan mudah mengantuk. Pada penderita diabetes, gula tidak lagi menjadi sumber energi karena glukosa tidak dapat diangkut ke dalam sel untuk menjadi energi.

Pandangan Mata Kabur. Gula darah yang tinggi akan menarik ke luar cairan dari lensa mata sehingga lensa menjadi tipis. Akibatnya mata penderita diabetes mengalami kesulitan fokus, selanjutnya membuat penglihatan jadi kabur. Apabila anda bisa mengontrol glukosa darah dengan baik, penglihatan jadi membaik karena lensa kembali normal. Penderita diabetes sering berganti-ganti ukuran kacamata lantaran gulanya naik-turun, tidak terkontrol baik.

Luka Sukar Sembuh. Penyebab luka sukar sembuh adalah: Pertama, akibat infeksi hebat sehingga kuman atau jamur mudah tumbuh pada kondisi gula darah tinggi. Kedua, karena kerusakan dinding pembuluh darah sehingga aliran darah yang tidak lancar pada kapiler (pembuluh darah kecil) menghambat penyembuhan luka. Ketiga, adalah kerusakan saraf, luka yang tidak terasa menyebabkan penderita diabetes tidak menaruh perhatian pada luka dan membiarkannya semakin busuk.

Rasa Kesemutan. Kerusakan saraf yang disebabkan glukosa tinggi akan merusak dinding pembuluh darah, yang kemudian mengganggu nutrisi bagi saraf. Karena yang rusak saraf sensoris maka keluhan yang paling sering muncul adalah rasa kesemutan atau baal (tidak terasa), terutama pada tangan dan kaki. Selanjutnya bisa timbul rasa nyeri pada anggota tubuh, betis, kaki, tangan, dan lengan, bahkan bisa terasa seperti terbakar.

Kulit Kering dan Gatal. Kulit terasa kering, sering gatal, dan infeksi. Keluhan ini biasanya menjadi penyebab pasien datang memeriksakan diri ke dokter. Pada pemeriksaan dokter kulit barulah ditemukan adanya diabetes.

Mudah Kena Infeksi. Leukosit (sel darah putih) yang biasanya dipakai untuk melawan infeksi tidak dapat berfungsi dengan baik pada keadaan gula darah tinggi. Diabetes membuat Anda mudah terkena infeksi.

Gatal Pada Kemaluan. Infeksi jamur menyukai suasana gula darah tinggi. Vagina mudah terkena infeksi jamur sehingga mengeluarkan cairan kental putih kekuningan serta menimbulkan rasa gatal.

gejala diabetes