Suka Makan Larut Malam Mengundang Bahaya Bagi Tubuh - Informasi Kesehatan dan Kedokteran

ARTIKEL TERBARU

Minggu, 05 Agustus 2018

Suka Makan Larut Malam Mengundang Bahaya Bagi Tubuh


Masyarakat perkotaan sering disibukkan dengan berbagai macam aktivitas yang tinggi sehingga pola makan menjadi tidak teratur. Kecenderungan tidak sarapan pagi, ngemil berulang-ulang, dan suka makan berlebihan pada malam hari sudah menjadi kebiasan sehari-hari. Bahkan sampai larut malam pun masih mencari makanan dan cemilan.

Sangat tidak disarankan untuk makan larut malam karena berbahaya bagi tubuh. Selain membuat badan gemuk, juga dapat menaikkan gula darah secara tidak terkontrol yang nantinya dapat menyebabkan diabetes, stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. 

Hal tersebut dapat terjadi karena sebagian besar orang yang makan larut malam juga bekerja lembur seharian. Keadaan tubuh yang sebelumnya dipaksa bekerja lembur akan merangsang produksi hormon insulin dan kortisol. Kedua jenis hormon ini sangat memicu penimbunan lemak di perut. Dengan banyaknya kalori yang masuk ke tubuh setelah jam sembilan malam bakal ditimbun saat tidur malam sehingga kadar gula darah tetap tinggi sampai esok pagi. Apalagi ditambah makanan yang disantap sebelum tidur adalah makanan berkalori besar, seperti nasi goreng, roti, atau mie. Bukan saja membuat badan menjadi gemuk, tapi juga akan menaikkan trigliserida dan gula darah. Akhirnya sewaktu bangun tidur Anda akan merasa capek, mengantuk, enggan sarapan, lalu pelampiasan lapar dipenuhi dengan kudapan/ngemil berkali-kali sambil menunggu jam makan siang tiba.

Agar gula darah dalam tubuh Anda tetap stabil, disarankan untuk tidak makan malam melebihi jam delapan malam. Di atas jam delapan malam berilah usus Anda waktu istirahat. Kalau masih lapar juga makanlah dalam porsi kecil makanan yang berkalori kecil. Kemudian makanlah pada jam yang teratur, misalnya bila Anda terbiasa makan malam pukul tujuh, maka makan siang sebaiknya pukul satu, dan sarapan pagi diupayakan sekitar pukul tujuh. Dengan pembagian komposisinya: sarapan pagi 40%, makan siang 40%, dan makan malam 20%. Jarak antara dua kali makan sebaiknya kurang-lebih enam jam. Bila lapar, Anda masih boleh menikmati kudapan yang mengandung sedikit kalori di tengah kedua waktu makan, misalnya dengan makan buah segar, salad, atau sedikit roti gandum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar