Efek Rokok Terhadap Kesehatan - Informasi Kesehatan dan Kedokteran

ARTIKEL TERBARU

Kamis, 18 Agustus 2016

Efek Rokok Terhadap Kesehatan

bahaya merokok

Gaya hidup sehat menjadi syarat utama bagi semua orang, salah satu bentuk gaya hidup sehat, yaitu hentikan kebiasaan merokok mulai dari sekarang. Mengapa rokok dapat mengganggu kesehatan? jawabannya ada pada zat-zat beracun yang terkandung dalam rokok, salah satunya adalah nikotin. Berdasarkan penelitian, nikotin yang dihisap dalam satu batang rokok rata-rata sebanyak 1,8 miligram dan sebagian besarnya masuk ke dalam aliran darah. Silahkan dihitung saja berapa jumlah nikotin yang ada dalam darah Anda jika satu hari Anda menghisap 12 batang rokok. Nikotin memiliki berbagai macam efek negatif bagi tubuh baik pria maupun wanita, antara lain:
  • Nikotin bisa menyempitkan pembuluh darah dan menghalangi transportasi oksigen serta nutrisi ke dalam sel-sel tubuh. Sehingga dapat mengakibatkan rusaknya sel-sel di seluruh tubuh.
  • Menyempitnya pembuluh darah khususnya pada jantung dapat menyebabkan munculnya hipertensi (tekanan darah tinggi) dan penyumbatan pembuluh darah di jantung yang berbahaya bagi tubuh baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Nikotin yang terhisap saat merokok berdampak sangat besar pada kerusakan paru-paru tubuh. Hampir 90% kanker paru-paru disebabkan karena konsumsi tembakau dan nikotin hisap.
  • Impotensi atau disfungsi ereksi pada pria dapat terjadi akibat penyempitan pembuluh darah di sekitar alat reproduksi.
  • Menurunnya kuantitas dan kualitas sperma karena produksinya terganggu akibat racun dari nikotin. Penurunan kualitas sperma dapat berupa pergerakan sperma yang lambat sehingga sulit membuahi sel telur atau rangkaian DNA (gen) dalam sperma yang rusak sehingga jabang bayi yang dilahirkan menjadi cacat atau mengalami gangguan.
  • Meningkatkan kadar gula darah, adar asam lemak, dan kolesterol. Peningkatan zat-zat tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diabetes mellitus dan stroke.
  • Nikotin pada kadar ringan dalam darah dapat meningkatkan efek stimulan (kewaspadaan) dan mempertajam konsentrasi. Dampak inilah yang sering kali menjadi alasan seseorang untuk merokok namun sebenarnya dalam jangka panjang ini dapat merusak susunan saraf dalam tubuh.
  • Sebaliknya nikotin pada kadar tinggi dalam darah menimbulkan efek rileks dan tenang. Efek ini juga yang menjadi alasan para pecandu untuk mengonsumsi rokok, padahal dalam jangka panjang dapat merusak susunan saraf dalam tubuh.
  • menurunkan nafsu makan sehingga para perokok cenderung kurus. Nafsu makan yang menurun secara tidak langsung mengurangi asupan makanan bergizi yang masuk ke dalam tubuh.
  • Pada wanita hamil, zat nikotin akan terbawa ke dalam plasenta serta masuk ke dalam aliran darah bayi. Hal ini akan mengakibatkan kecacatan, berat badan bayi yang rendah bahkan keguguran.
siklus adiktif nikotin
Banyaknya efek negatif nikotin yang ada dalam rokok dan semestinya dapat menjadi momok setiap kali Anda ingin menyalakan satu batang rokok. Lebih baik gunakan uang Anda untuk membeli barang lain yang lebih bermanfaat ketimbang hanya untuk membeli rokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar