Menghitung Masa Subur Wanita - Informasi Kesehatan dan Kedokteran

ARTIKEL TERBARU

Selasa, 23 Agustus 2016

Menghitung Masa Subur Wanita

menghitung masa subur wanita

Seorang wanita hanya akan mengeluarkan sel telur (ovum) sebulan sekali. Masa itu biasa disebut dengan masa subur sehingga dianjurkan bagi pasangan yang ingin memiliki buah hati untuk berhubungan seksual pada masa-masa itu karena proses pembuahan lebih besar.

Masa subur seorang wanita berada pada hari ke tujuh atau sekitar satu minggu setelah hari terakhir haid ditambah 5 hari berikutnya. Pada hari-hari tersebut diperkirakan sel telur telah matang serta ditangkap oleh rumbai-rumbai saluran indung telur (tuba fallopi).

Apabila ada sperma sehat dan fungsional masuk ke dalam saluran indung telur dan berhasil menembus dinding pelindung ovum, maka terjadilah proses pembuahan. Di bawah ini contoh cara menghitung masa subur seorang wanita:
Hari terakhir mengeluarkan darah haid: 20 agustus, maka perkiraan masa subur: 27 agustus - 1 september
Atau dapat menggunakan cara seperti pada gambar dibawah ini:
cara menghitung masa subur

Anda dapat memperkirakan masa subur setiap bulannya bila siklus haid Anda teratur, banyak timbul pertanyaan ketika siklus haid menjadi tidak teratur, apakah hitungan masa subur itu masih tetap berlaku? Pada dasarnya hitungan masa subur sama seperti contoh di atas apabila seorang wanita mengeluarkan darah haid. Namun memang akan sulit ditentukan masa subur jika seorang wanita tidak mengeluarkan darah haid sama sekali.

Tidak keluarnya darah haid dapat diikuti dengan tidak terjadinya proses ovulasi karena ketidakseimbangan hormon atau adanya gangguan pada ovarium (indung telur), jadi bakal calon sel telur akan hancur dan diserap kembali oleh ovarium, hal inilah yang kemudian menjadikan wanita menjadi sulit hamil.

Siklus haid wanita dipengaruhi beberapa faktor, seperti ketidakseimbangan hormon akibat stres, gangguan pada ovarium atau rahim, gangguan pada pusat pengaturan hormon di otak, dan lain sebagainya.

Apabila siklus haid menjadi memanjang, misalnya dari 28 hari sekali menjadi 32 hari sekali, hal itu masih dianggap normal bila masih dalam rentang 35 hari serta masa subur masih dapat dihitung sesuai contoh di atas.

Apabila Anda tidak mengalami haid lantaran Anda sedang merasa stres, maka cobalah untuk meredakan atau mengurangi stres tersebut agar hormon reproduksi kembali seimbang, namun apabila Anda tidak mengalami haid selama 3-4 bulan berturut-turut ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk memastikan Anda tidak mengalami masalah pada organ reproduksi atau pada sistem hormonal.

Begitupula sewaktu Anda mengeluarkan darah haid dalam waktu yang lama dan jumlah yang besar, atau dalam satu bulan Anda mengalami 2 kali haid, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar